Cara Jualan Donat di Kafe, Online, dan Retail: Memilih Model yang Paling Cocok untuk Bisnis Anda

Cara Jualan Donat di Coffee Shop, Online, dan Retail Memilih Model yang Paling Cocok untuk Bisnis Anda
Cara Jualan Donat di Coffee Shop, Online, dan Retail: Memilih Model yang Paling Cocok untuk Bisnis Anda

Cara jualan donat yang rapi tidak dimulai dari topping yang ramai, tetapi dari pilihan kanal yang tepat. Donat adalah produk evergreen di Indonesia. Permintaannya stabil. Donat juga mudah dipadukan dengan kopi, teh, atau susu. Tantangannya ada pada model jualan: mau fokus di coffee shop, online delivery, atau masuk retail.

Below Zero supplier donat frozen berdiri sejak 1998 di bawah PT Kencana Anakmas Lestari dan bergerak sebagai penyedia fresh dan frozen baked goods seperti croissants, donut, puff pastry, sandwich, cakes, dan banyak lainnya untuk retail dan wholesale nationwide. Kami menerapkan GMP, HACCP, SJH, SQMS, dan SWA, serta memegang Halal MUI Certification dan SQMS by SGS Indonesia. Di sisi operasional, kami mengadvokasi pemakaian teknologi frozen agar mitra bisa lebih praktis: produk tinggal thawing dan dipanaskan karena produk kami ready to heat, bukan ready to eat. Hero product Below Zero adalah donat, dan kami dikenal sebagai specialist fried donut.

Baca juga

10 Varian Isi Donat Paling Populer untuk Bisnis dan Rumahan

Supplier Donat untuk Coffee Shop dan Retail: Menu Engineering, Display, dan SOP yang Konsisten

Artikel ini membantu Anda memilih jalur yang paling masuk akal untuk kapasitas tim, modal, dan target market. Setelah kanal utama dipilih, langkah-langkah berikutnya akan terasa lebih ringan.

Menentukan Kanal Utama

Mulai dari satu kanal yang paling sesuai, lalu berkembang. Tiga kanal ini sama-sama menarik, tetapi kebutuhan operasionalnya berbeda. Kanal yang tepat membuat stok lebih terkendali dan komplain lebih sedikit.

  • Coffee shop/kafe: cocok jika Anda punya traffic harian dan ingin add-on menu yang cepat laku.
  • Online: cocok jika Anda kuat di konten, chat order, dan pengiriman.
  • Retail: cocok jika Anda siap konsisten volume, kemasan rapi, dan kerja sama supply seperti Below Zero supplier donat.

Kanal 1: Menjual Donat di Coffee Shop dan Kafe

Di coffee shop, donat adalah partner yang natural untuk minuman. Customer sering ingin “ada yang dimakan” tanpa harus makanan berat. Donat juga pas untuk impulse buying, terutama jika display dekat kasir.

Peran Donat di Menu

Donat bisa ditempatkan sebagai menu pendamping kopi, menu sarapan ringan, atau snack sore. Kuncinya sederhana: jangan terlalu banyak varian di awal. Pilih 3–5 varian yang aman, lalu tambah varian premium setelah pola belinya terlihat.

Contoh varian yang biasanya cepat diterima: donat coklat untuk mass market, donat almond untuk rasa kacang yang familiar, donat matcha untuk segmen yang suka rasa “tea”, donat pistachio untuk kelas premium, dan donut hawaian untuk pilihan rasa yang lebih playful. Anda bisa melakukan rotasi mingguan agar customer punya alasan kembali.

Display dan Bundling

Display adalah “salesman” yang bekerja sepanjang hari. Jika donat ditaruh di area yang mudah terlihat, conversion naik tanpa perlu banyak promosi. Pastikan label rasa dan harga jelas agar staff tidak sibuk menjelaskan berulang.

  • Taruh display dekat kasir atau pick-up counter.
  • Batasi pilihan di display, misalnya maksimal 6 varian per hari.
  • Buat bundling sederhana: kopi + 1 donat, atau teh + 1 donat.

Bundling membantu menaikkan nilai transaksi rata-rata tanpa terasa memaksa. Diskon kecil sudah cukup, yang penting customer merasa praktis dan hemat waktu.

Kanal 2: Online (IG, WA, GoFood/GrabFood)

Online itu cepat ramai, tetapi juga cepat kacau jika sistem order tidak rapi. Anda perlu aturan main yang jelas. Istilah penting di sini adalah cut-off, yaitu jam batas terakhir order untuk pengiriman di hari yang sama.

Pre-order vs Ready Stock

Pre-order cocok jika produksi masih terbatas dan Anda ingin minim waste. Anda menetapkan jadwal, misalnya kirim setiap Selasa dan Jumat. Customer order dulu, Anda produksi sesuai jumlah order.

Ready stock cocok jika permintaan sudah stabil. Anda siapkan stok harian dan siap kirim cepat. Tantangannya ada di perencanaan: stok harus cukup, tapi jangan berlebihan.

  • Pre-order: kontrol produksi kuat, cocok untuk awal.
  • Ready stock: cocok untuk skala yang sudah rutin, perlu disiplin stok.

Alur Order yang Rapi

Online akan terasa ringan jika alur order dibuat satu jalur. Misalnya: pilih varian → pilih jumlah → alamat → jadwal kirim → pembayaran. Gunakan template chat agar staff tidak menulis ulang terus.

Untuk katalog, tampilkan foto yang konsisten dan terang. Buat satu foto per varian, lalu satu foto “mix box”. Cantumkan informasi sederhana: rasa, opsi box isi 4/6/12, dan estimasi waktu kirim. Untuk referensi praktik listing dan pengiriman makanan di platform, Anda bisa melihat panduan umum dari pusat bantuan merchant GrabFood atau GoFood (tautan bisa dipilih sesuai kanal yang Anda pakai).

Kanal 3: Retail (Minimarket dan Supermarket)

Retail itu permainan konsistensi. Produk harus stabil, supply harus terjadwal, dan kemasan harus rapi. Di sini, donat bukan hanya soal rasa, tetapi juga soal tampil aman dan menarik di rak.

Positioning di Rak

Donat di retail biasanya bersaing dengan snack lain. Karena itu, Anda perlu positioning yang jelas: apakah donat Anda snack premium, snack keluarga, atau impulse item dekat area kopi. Harga dan ukuran kemasan harus selaras dengan segmen rak yang Anda incar.

Kemasan dan Kerja Sama (Gambaran Umum)

Di retail, kemasan harus melindungi bentuk, menjaga kebersihan, dan mudah ditata. Pilihan umum adalah kemasan individual atau multipack. Pastikan informasi dasar jelas, dan alur supply tidak putus.

Below Zero punya pengalaman supply donat dalam volume besar untuk berbagai kanal. Di company profile kami, tercantum bahwa kami pernah mensuplai berbagai donuts untuk 7-Eleven sebanyak 10.000–12.000 pcs daily. Kami juga berkolaborasi dengan berbagai klien coffee chain, restoran, dan supermarket, termasuk menyuplai customized flash doughnuts secara nasional untuk Flash Coffee. Pola kerja sama seperti ini menuntut konsistensi kualitas, ketepatan pengiriman, dan komunikasi yang rapi.

Memilih Jalur yang Paling Masuk Akal

Jika bisnis baru berjalan, mulai dari satu kanal utama biasanya lebih aman. Coffee shop unggul di impulse dan bundling. Online unggul di jangkauan dan fleksibilitas. Retail unggul di volume, tetapi butuh sistem yang lebih kuat.

  • Jika Anda sudah punya outlet dan traffic: mulai dari coffee shop.
  • Jika Anda kuat di konten dan delivery: mulai dari online.
  • Jika Anda siap supply stabil dan kemasan rapi: arahkan ke retail.

Below Zero terbentuk dari perjalanan panjang yang berawal dari franchise donut retail dari Kanada yang didatangkan pada 1998, lalu berkembang dan setelah COVID fokus ke B2B karena melihat peluang supply ke coffee shop dan retail chain. Visi kami adalah menjadi one stop shop kebutuhan pastry dan bakery untuk HORECA yang praktis dipakai, dengan kualitas yang baik. Dengan pendekatan frozen dan produk ready to heat, mitra bisa mengurangi waste dan tetap menjaga pengalaman makan yang konsisten.

Langkah berikutnya setelah kanal dipilih adalah menata pricing, bundling, dan strategi repeat customer. Jika Anda ingin, kami bisa bantu menyiapkan artikel lanjutan yang fokus ke bagian tersebut, sehingga strategi jualan donat Anda makin matang dan mudah dijalankan.

2 tanggapan untuk “Cara Jualan Donat di Kafe, Online, dan Retail: Memilih Model yang Paling Cocok untuk Bisnis Anda”

Tinggalkan Balasan ke Supplier Donat untuk Coffee Shop dan Retail: Menu Engineering, Display, dan SOP yang Konsisten – Below Zero Supplier Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *